Rabu, 12 Juni 2013

Senjaku Tak Lagi Jingga



Jam dinding berdetik, jarum panjang terus berputar
Seiring desiran darahku yang mengalir lambat
Seiring penyakit ini yang terus meluas semakin cepat
Seiring tubuh ini yang mengerang semakin liar

Aku berjuang untuk kesembuhanku
Aku berjuang demi orang di sekelilingku
Aku berjuang demi mereka yang sayang kepadaku
Berjuang dengan harapan bahwa aku pasti sembuh

Ayahku pernah bilang, aku ini cantik
Aku ini kuat, aku pasti bisa melawannya
Ibukupun bilang, aku ini hebat
Aku pasti lebih hebat dari apa yang kufikirkan

Semua dorongan itu membuatku bangkit
Membuatku percaya bahwa mukjizat masih ada
Membuatku yakin bahwa penyakit ini akan diangkat Oleh-Nya
Tangan-Nya, Mukjizat-Nya, Pertolongan-Nya tak pernah terlambat

Hingga suatu hari, senja telah berada di pucuk cakrawala
Menggelap, hitam, dan aku tak lagi melihat jingga
Aku tak lagi melihat venus nampak di ufuk timur
Aku tak lagi melihat formasi bintang begitu rupawan

Aku ingin menangis, aku ingin berteriak
Tapi aku tahu, mereka tak mau melihatku melakukannya
Aku harus berusaha setegar yang kubisa
Aku tahu rencana Tuhan pasti indah

Setiap malam, setiap aku mulai terlelap
Aku merasakan bahwa penyakit ini semakin meluas
Aku merasakan bahwa tubuhku semakin tersiksa
Bayang-bayang putih itu selalu muncul dalam mimpiku

Tuhan, dengar doaku
Aku tahu ini Rencana-Mu
Aku tahu ini perintah yang harus ku lakukan
Aku tahu semua ini pasti ada hikmahnya

Tapi aku lelah Tuhan
Aku lelah harus mendengar ibuku menangis setiap malam
Aku lelah merasakan ayahku berusaha untuk kesembuhanku
Aku lelah melihat mereka berusaha membirukan senjaku

Beri mereka sesuatu yang lebih indah dari ini Tuhan
Hingga suatu saat nanti aku terlelap dalam senyum
Merekapun akan memanggil namaku
Dengan senyum kebanggaan, bukan penderitaan

With Smile :)
Mutiara Jasmine

Tidak ada komentar:

Posting Komentar