Rabu, 22 Mei 2013

Kebohongan Wanita untuk Menjaga Hubungan

Wanita terkadang sering berbohong untuk menutupi perasaannya yang sebenarnya. Entah itu karena tidak ingin menyulut emosi pasangannya atau karena berharap si pria bisa mengerti dengan sendirinya. Lalu kebohongan seperti apa yang sering diucapkan wanita? Berikut ada empat ucapan yang sering keluar dari mulut wanita saat berbohong dengan kekasihnya, seperti dikutip dari TimesofIndia.
Kebohongan 1: Mengaku semua baik-baik saja
"Oh! tidak apa. Aku baik-baik saja". Wanita cenderung mengatakan sesuatu yang berbeda dengan perasaan sebenarnya. Ketika dia menyatakan baik-baik saja, bisa jadi sesungguhnya hatinya sedang tidak karuan.
Meskipun berharap kekasihnya dapat mengerti, sikap ini terkadang justru membuat pria bingung dan ragu-ragu. Menurut psikolog Dr. Aruba Broota, dengan bersikap diam atau pergi dan berkata lirih, "saya baik-baik saja", sebenarnya dia ingin kekasihnya tahu kalau hatinya terluka.
Kebohongan 2: Mengaku suka apa adanya
"Aku suka kamu apa adanya". Kalimat ini mungkin sering diucapkan wanita. Tapi pada kenyataannya, banyak wanita yang tetap menuntut kekasihnya untuk berpakaian, bersikap, dan mempunyai potongan rambut seperti apa yang mereka sukai.
Kebohongan 3: Mengaku suka teman-teman Anda
"Teman-teman kamu menyenangkan ya". Mungkin tidak selamanya wanita berbohong saat mengucapkan kata-kata tersebut. Tapi sebagian besar kasus yang terjadi, wanita berbohong soal hal ini karena dia tak ingin dianggap jadi perusak hubungan pertemanan.
"Seringkali wanita memuji teman-teman kekasihnya, demi hubungan asmaranya berjalan baik. Dia tidak mau menyakiti hati kekasihnya dengan mengatakan yang sebenarnya. Tapi dalam hati kecil, wanita berharap pria bisa mengerti tanpa harus dikatakan, yang sayangnya, biasanya tidak terjadi," jelas psikolog Dr Sameer Parekh.
Kebohongan 4: Mengaku tidak akan marah
"Jujur saja padaku, percayalah, aku tidak akan marah". Kebohongan ini biasanya diucapkan ketika wanita ingin meminta pendapat yang jujur dari pria, walaupun sesungguhnya dia sedikit banyak sudah tahu apa jawabannya.

With Smile :)
Mutiara Jasmine

Paragraf Eksposisi



Peta Isi
1.     Menumbuhkan minat menulis untuk siswa
2.     Memunculkan kreasi siswa untuk menulis
3.     Menjadikan tulisan adalah sahabat terbaik
4.     Berkarya lewat tulisan

Paragraf
            Tulis, Tulis, Tulis! Menulis? Ah membosankan. Begitulah kebanyakan para siswa jaman sekarang menanggapi tentang ‘Menulis’. Tapi tahukan kalian? Menulis itu menyenangkan. Dengan menulis, para siswa dapat berkreasi dengan leluasa untuk mencurahkan segala isi hati dalam tulisan. Siswa dapat menggunakan sajak-sajak untuk menyampaikan isi hatinya pada tulisan.
Saat kita sedang sedih maupun senang, tulisan dapat menjadi sahabat terbaik untuk siswa. Tentunya, jika siswa ingin rahasia isi hati yang ia miliki tidak diketahui oleh orang lain, menulis adalah salah satu alternative. Selain itu, siswa yang sudah berbakat dalam menulis, dapat berkarya dengan membuat cerpen ataupun novel. Menyenangkan bukan? Maka dari itu, mari kita gemari menulis!


 With Smile :)
Mutiara Jasmine